Editing dan Proofreading

Saya telah banyak menghasilkan tulisan yang memenuhi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tulisan-tulisan itu tersebar di berbagai media massa dan mendapatkan penilaian baik dari tim redaksi masing-masing media.

Sebagian tulisan yang saya tayangkan di Kompasiana (Grup Kompas) mendapat predikat “Artikel Utama”. Sedangkan sebagian tulisan yang saya kirimkan ke Indonesiana (Grup Tempo) juga mendapat predikat “Pilihan Editor”.

Artikel-artikel yang terpilih sebagai “Artikel Utama” (Kompasiana) dan “Pilihan Editor” (Indonesiana) merupakan artikel-artikel yang dinilai berkualitas oleh tim redaksi media-media yang mempunyai reputasi bagus di tingkat nasional.

Selain itu, saya juga mengelola situs “Ulas Bahasa” dan rutin mengisi konten di sana. Situs ini berkomitmen menggunakan tatabahasa Indonesia secara baik dan benar.

Dengan komitmen seperti itu, saya selalu menulis berdasarkan tatahasa Indonesia yang berlaku. Beberapa acuan yang saya pakai dalam menulis antara lain Ejaan yang Disempurnakan Edisi Kelima (EYD V) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa saya memiliki kompetensi menulis artikel yang selaras dengan tatabahasa Indonesia yang baik dan benar. Meskipun demikian, saya tetap mempertimbangkan gaya-gaya penulisan kekinian sehingga tulisan-tulisan saya tidak terkesa kaku dan tetap menarik untuk dibaca.

Selain itu, dengan tingkat ketelitian tinggi, tidak lagi ditemukan kesalahan-kesalahan ejaan, tanda baca atau saltik (typo) dalam artikel-artikel yang saya hasilkan.

Berikut ini beberapa contoh tulisan-tulisan yang telah saya terbitkan di berbagai media massa:

  • “Curriculum Vitae adalah Senjata Bermata Dua”, terbit di Kompasiana tanggal 1 Februari 2024 dengan tautan di sini.
  • ”Timnas Indonesia Meniti Jalur Menuju 16 Besar Piala Asia”, terbit di Indonesiana tanggal 23 Januari 2024 dengan tautan di sini.
  • “Arti Kata Stunting yang Viral dalam Pilpres 2024” terbit di Ulas Bahasa tanggal 12 Februari 2024 dengan tautan di sini.